bmtnujatim (03-12-2018). Hari terakhir pelaksanaan diklat calon pengelola BMT NU Jawa Timur melakukan grebek pasar sebagai bentuk praktek nyata dari materi Strategi Pemasaran Funding & Lending. Selain itu, juga untuk mengenalkan produk-produk BMT NU Jawa Timur, baik dari Funding (simpanan), Lending (pembiayaan), dan Jasa yang berlangsung hari Minggu (02/12/2018) kemarin.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Hendri Hendarto selaku Direktur Bisnis dan Kepatuhan sekaligus penanggung jawab dari kegiatan ini, ia mengatakan bahwa kegiatan grebek pasar di bagi menjadi tiga kelompok yaitu: Area Pasar Anom, Area Pasar Bangselok dan Area Pasar Bangkal. Setiap kelompok terdiri dari beberapa tim yang berasal dari beberapa cabang calon pengelola baik yang berasal dari Madura atau luar Madura. Hal ini dilakukan untuk menjalin komonikasi dan keakraban diantara sesama pengelola BMT NU.

Kegiatan grebek pasar ini mendapat respon positif dari kalangan masyarakat meski dalam kurun waktu setengah hari dari jam 07.00-10.00 WIB. Banyak masyarakat yang berminat menjadi nasabah dan anggota di BMT NU sampai mencapai kurang lebih 50 orang perkelompok.

Tidak berhenti di situ, usai melakukan grebek pasar, peserta diklat calon pengelola BMT NU dilanjut dengan destinasi wisata alam ke Pantai Lombang dan wisata religi ke Asta Tinggi di Jalan Raya Asta Tinggi, Desa Kebunagung, Kecamatan Kota Sumenep, wisata sejarah Museum Keraton Sumenep. Kemudian Wisata Kuliner soto selingkuh yang bertempat di Kelurahan Pajagalan Kota Sumenep. Selain untuk memperkenalkan wisata di Madura juga bertujuan untuk membangun emosional diantara sesama pengelola BMT NU. (Liha)