bmtnujatim.com (15/01/19).Hari Sabtu kemaren (12/01/19) BMT NU Jawa Timur menerima kunjungan Study Banding dari Pengurus Askowanu Syari'ah Jepara. Kunjungan kali ini digelar di Ruang Meeting BMT NU Pusat sejak pukul 09.00 sampai  dengan 13.30 WIB yang dipimpin oleh Bapak Moh. Faiz selaku Divisi Lasisma  untuk mengatur jalannya acara.Turut hadir pula dalam acara kegiatan ini Pengurus MWC NU Kecamatan Gapura baik dari jajaran Syuriah maupun Tanfidziyah.

Dalam hal ini, Bapak Sukardi, M.Pd selaku ketua Pengurus Askowanu Syari'ah Jepara, menjelaskan maksud dan tujuan dalam dilakukannya kunjungan ini, bukan untuk study banding yang sifatnya membandingkan antara satu dengan lainnya. melainkan mengaji dan mengkaji kepada BMT NU atas kesuksesan yang diraih oleh BMT NU Jawa Timur yang awal hanya Rp. 400.000 hingga saat ini melejit dengan aset menjadi 222 Milyard.

 

"Dalam Hal inilah, menjadi keharusan bagi kami selaku Perwakilan dari Pengurus Askowanu Jepara untuk menimba ilmu kepada BMT NU , khususnya di bidang ekonomi serta manajemen dari BMT NU Jawa Timur dan bagaimana BMT NU mengelola semua potensi yang ada untuk diterapkan di Askowanu Jepara. Sehingga Kunjungan Kerja ini dapat memberikan ilmu kepada kami untuk bisa juga mewujudkan mimpi kami untuk membangun beberapa swalayan dan mensukseskan BMT yang akan kami rintis layaknya BMT NU saat ini.tutur Bapak Sukardi

Dan Sementara itu, Bapak Fathol Bahri selaku Ketua Pengawas BMT NU mengucapkan terima kasih dan sangat menyambut baik atas kunjungan kerja atau study banding dari Askowanu Jepara yang sudah menyempatkan waktunya untuk melakukan kunjungan dikantor pusat BMT NU", semoga dengan ini dapat mempererat ukhuwah an-nahdliyyah dan juga menambah wawasan untuk BMT NU menjadi lebih baik dan berkembang". Beliau juga menjelaskan bahwa BMT NU yang kami kelola benar-benar milik warga NU dan untuk kesejahteraan NU". paparnya

Direktur Utama BMT NU Jawa Timur yaitu Bapak Masyudi yang akrab disapa pak yudi  dalam kesempatan tersebut disamping mempresentasikan strategi pengembangan BMT NU Jawa Timur juga menceritakan tentang sejarah BMT NU yang penuh dengan pengorbanan dan segala lika liku perjuangan yang sangat luar biasa. BMT NU yang lahir 1 Juli 2004, benar-benar menuntut 2 orang pengurus kala itu untuk mewakafkan harta, waktu, tenaga dan pikirannya sehingga BMT NU bisa berkembang seperti saat ini" Ujarnya. (Neila/Baidi)